Sejarah

Sejarah Singkat RW 17 Kelurahan Muktiharjo Kidul

Latar Belakang
Pada tahun 1990, Kelurahan Muktiharjo Kidul masih merupakan bagian dari Kelurahan Muktiharjo, dan wilayah yang sekarang kita ketahui sebagai Rukun Warga /RW 17 dan Rukun Warga /RW 18 masih tergabung menjadi satu lingkungan RW, yang diketuai oleh Bapak Jayari.
Seiring dengan perkembangan jumlah penduduk saat itu, jumlah Rukun Tetangga/RT telah mencapai 12 RT, maka pemekaran pun dilakukan, sehingga RW tersebut dipisahkan menjadi dua bagian wilayah yang terpisah. Yakni RW 17 yang dipimpin oleh Ketua Bapak Martono dengan sekretaris Pak Cuk, dan RW 18 yang dipimpin oleh ketua Bapak Jayari dengan sekretaris almarhum Pak Mulyono.

Pembentukan Kelurahan Muktiharjo Kidul
Pemekaran wilayah yang lebih besar terjadi, di tingkat kelurahan yaitu terbentuknya lima kelurahan baru, salah satunya adalah Kelurahan Muktiharjo Kidul.  Pada awalnya kelurahan Muktiharjo ini merupakan bagian dari Kecamatan Genuk, tetapi kemudian kelurahan Muktiharjo Kidul bergabung dengan Kecamatan Pedurungan. Di dalam Kelurahan Muktiharjo Kidul inilah, terdapat RW 17 dan RW 18.

Kontribusi Bapak Jayari
Setelah menjabat sebagai Ketua RW 18, Bapak Jayari kemudian diangkat sebagai Ketua LPMK Kelurahan Muktiharjo Kidul. Beliau berperan penting dalam membentuk dasar organisasi kemasyarakatan di lingkungan tersebut. Beberapa kontribusi penting yang diusulkan oleh beliau antara lain:
– Pendirian Sekolah Dasar Negeri Muktiharjo Kidul : Usulan ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di lingkungan kelurahan tersebut. Yang pada akhirnya berdiri SDN Muktiharjo Kidul 01.
– Pembentukan Yayasan Masjid Daarul Muttaqin: Bersama almarhum Pak Ahmad Syaiku dan almarhum Pak Mulyono, Bapak Jayari berperan dalam pembentukan yayasan ini. Dan pada saat itu Masjid Daarul Muttaqin berdiri dibangun di Jalan Sidomukti Raya dengan dana gotong royong, swadaya masyarakat dan menjadi pusat kegiatan keagamaan di wilayah RW 17 dan RW 18.

Pembagian Wilayah
Wilayah masjid secara tidak tertulis menjadi bagian dari RW 18, sedangkan Sekolah Dasar Negeri Muktiharjo Kidul 01 masuk ke dalam wilayah RW 17. Pembagian ini bertujuan membantu dalam pengelolaan fasilitas umum dan kegiatan masyarakat.

Pengembangan Infrastruktur
Pada masa kepemimpinan Ketua RW 17, yang dijabat oleh Bapak H Agus Sugihartono dengan sekretaris Bapak H Budi Martadi, didirikan Balai RW 17 dengan dana gotong royong warga RW 17. Balai ini terletak di area lapangan RW 17 dan bangunan itu masih kokoh berdiri sampai saat ini, berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat lingkungan RW 17 dan sekitarnya.

Visi & Misi

Visi :

  1. Membangun lingkungan yang harmonis, bersih, dan sehat.
  2. Meningkatkan kualitas hidup warga melalui pengelolaan lingkungan yang baik.
  3. Menjadikan lingkungan rukun warga sebagai contoh kepedulian sosial dan lingkungan.

Misi :

  1. Meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
  2. Mengembangkan program-program pengelolaan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan.
  3. Membangun kerjasama antar warga dan pihak terkait untuk meningkatkan kualitas lingkungan.
  4. Meningkatkan kualitas hidup warga melalui peningkatan infrastruktur dan fasilitas lingkungan.
  5. Mengembangkan budaya peduli lingkungan dan sosial di kalangan warga
 
Daftar Nama Pengurus RW 17
  • (1995-1997)
    • Ketua : Bp Martono
    • Sekretaris : Pak Cuk
  • (1998-2000)
    • Ketua : Bp Soemarso
    • Sekretaris : Bp Solihin
    • Bendahara : Bp Safrudin Sidiq
  • (2001-2003)
    • Ketua : Bp Gempur Hadi Prayitno
    • Sekretaris : Bp H Ali Subandi
    • Bendahara : Bp Ramelan Mashury
  • (2004-2006)
    • Ketua : Bp. Samsudin
    • Sekretaris : Bp Suratman
    • Bendahara : Bp Joko M
  • (2007-2009)
    • Ketua : Bp H Agus Sugihartono
    • Sekretaris : Bp H Budi Martadi
    • Bendahara : Bp H Sukamto
  • (2010-2012)
    • Ketua : Bp. Hadi Pratjoyo
    • Sekretaris : Bp Haryono
    • Bendahara : Bp Sri Setyo Widagdo
  • (2013-2015)
    • Ketua : Bp. Soehiryanto
    • Sekretaris : Bp Mahfud
    • Bendahara : Bp Gatot Nugroho
  • (2016-2018)
    • Ketua : Bp. H Ali Subandi
    • Sekretaris : Bp H Restu Dewadji
    • Bendahara : Bp Alamsyah
  • (2019-2021)
    • Ketua : Bp. H Gusti Nata Utama.
    • Sekretaris : Bp Fuad Rohman
    • Bendahara : Bp Wagino
  • (2022-2024)
    • Ketua : Bp. H Bambang Nugroho
    • Sekretaris : Bp Seno Prakoso
    • Bendahara : Bp Syaifullah
  •